kompas2.com – Pemerintah pusat nggak nunggu lama. Setelah bencana banjir dan longsor menerjang beberapa wilayah di Sumatra akhir November, dana darurat langsung di kucurkan. Bukan cuma janji, uangnya beneran udah masuk ke rekening pemda.
Totalnya? Lumayan gede — Rp268 miliar. Info dari Mendagri Tito Karnavian, duit itu langsung nyampe ke tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Masing-masing dapat jatah Rp20 miliar. Sisanya, di bagi ke 52 kota dan kabupaten lain yang juga kena dampaknya.
“Semua udah kita proses cepat. Tiga hari setelah putusan, dana cair dan langsung masuk,” kata Tito dalam rapat kabinet di Istana.
Pemda di minta langsung gerak. Uang itu, kata Tito, jangan di pakai buat proyek dulu. Fokus dulu ke kebutuhan harian warga. Yang paling dasar. Sabun, pakaian bersih, kebutuhan bayi — hal-hal kecil tapi sangat krusial pascabencana.
Bantuan ini juga jadi sinyal bahwa pusat siap turun tangan cepat kalau ada musibah. Beberapa pemda di luar daerah terdampak juga ikut bantu. Ada yang ngirim logistik, ada juga yang nyumbang tunai.
Warga sih, yang penting bisa dapat bantuan langsung. “Yang penting cepet sampe ke kami,” kata Andi, salah satu korban banjir di Padang.
