Pemerintah menetapkan 14 Desember jadi Hari Sejarah Nasional. Harapannya, masyarakat makin peduli sama sejarah bangsa sendiri.
JAKARTA — Kementerian Kebudayaan resmi menetapkan 14 Desember sebagai Hari Sejarah Nasional. Tanggal itu di ambil dari momen Seminar Sejarah Nasional pertama yang di gelar tahun 1957 di Yogyakarta.
Waktu itu, banyak akademisi dan sejarawan ngumpul buat bahas soal sejarah Indonesia. Mereka mau penulisan sejarah nggak lagi pakai cara pandang kolonial. Mulai dari situ, Indonesia coba nulis sejarahnya sendiri, dari sudut pandang orang Indonesia juga.
Menurut pemerintah, penetapan tanggal ini penting biar generasi sekarang nggak lupa sama sejarah. Soalnya, banyak orang sekarang yang lebih hafal sejarah luar negeri daripada cerita sendiri.
Perayaan ini bukan buat hura-hura. Pemerintah pengennya momen ini dipakai buat mikir bareng, soal masa lalu, soal cara kita memandang sejarah, dan soal apa yang bisa di pelajari dari situ buat masa depan.
14 Desember nantinya bisa jadi waktu rutin buat bahas lagi soal penulisan sejarah. Biar nggak ada satu versi aja yang dominan. Dan biar orang Indonesia tahu, sejarah kita punya banyak sudut, dan semua layak di dengar.
