BGN Ancam Suspend Mitra Nakal Pemasok Bahan MBG

kompas2.com – Ada nada keras dalam pernyataan terbaru Badan Gizi Nasional. Tidak panjang, tapi jelas arahnya. Mitra yang bermain-main dalam penyediaan bahan untuk program MBG di minta bersiap. Kalau melanggar, kerja sama bisa di hentikan sementara. Di suspend.

Peringatan itu muncul setelah BGN menemukan indikasi dominasi pemasok tertentu di rantai distribusi bahan MBG. Dominasi—kata yang terdengar teknis, tapi implikasinya tidak sederhana. Ketika satu atau dua pihak terlalu menguasai jalur pasok, ruang gerak jadi sempit. Transparansi bisa tergerus. Tata kelola, yang seharusnya rapi dan terbuka, jadi di pertanyakan.

BGN tampaknya tak ingin membiarkan situasi itu menggantung. Mereka menyebut praktik yang tak sesuai ketentuan berpotensi mengganggu jalannya program. Bukan hanya soal administrasi. Ini soal kepercayaan. Program MBG di rancang untuk memberi manfaat luas, jadi setiap celah penyimpangan, sekecil apa pun, di anggap serius.

Semua mitra, kata BGN, terikat aturan yang sama. Mekanisme pengadaan. Distribusi. Prosedur yang sudah di tetapkan sejak awal. Tidak ada yang kebal. Jika ada pelanggaran yang terbukti, sanksi administratif akan di jatuhkan. Suspend menjadi salah satu opsi yang di siapkan—bukan ancaman kosong, begitu kesannya.

Di sisi lain, pengawasan di sebut akan di perketat. BGN tak menutup kemungkinan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola kerja sama dengan para pemasok. Artinya, bukan cuma menindak yang sudah ketahuan, tapi juga membenahi sistem agar kejadian serupa tak terulang. Pembenahan dari hulu ke hilir, kalau perlu.

Pesannya cukup gamblang. Program ini bukan ruang untuk mencari keuntungan di luar ketentuan. BGN ingin integritas di jaga, bukan sekadar di pajang di dokumen resmi. Dan peringatan ini, bagi para mitra, seharusnya jadi pengingat: kerja sama bisa di hentikan kapan saja jika aturan di langgar.